Logo

Artikel

Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Berwawasan global dan berkarakter Islami

Seperti yang kita ketahui, SMK atau Sekolah Menengah Kejuruan merupakan sekolah yang berorientasi pada dunia kerja. Lulusan dari sekolah tersebut sudah dibekali kemampuan bekerja sejak berada di sekolah. Untuk itu SMK ini lebih sering melakukan pembelajaran dengan metode praktik langsung dan terjun langsung ke lapangan. Berbeda dengan SMA, yang notabene sekolah umum dengan pembelajaran yang lebih banyak pada teori.

Jika seperti itu, bagaimana dengan minat baca siswa SMK? Karena mereka lebih sering melakukan praktik langsung, maka dari itu minat membaca mereka masih rendah, mereka adalah siswa-siswi yang dibentuk dengan lebih memiliki keunggulan di psikomotor. Untuk teori, pembelajaran dilakukan dengan cukup spesifik dan hanya diperoleh dari guru mereka. Namun, jika mereka memiliki minat baca yang tinggi, tentunya pengetahuan dan keahlian praktik mereka akan sangat luas.

Penyebab Rendahnya Minat Baca Siswa SMK

Menumbuhkan minat baca siswa-siswi di SMK menjadi sebuah hal yang harus didukung oleh beberapa pihak, karena sisa-siswi SMK tentunya lebih suka praktik daripada harus membaca buku dan memperluas pengetahuan tentang teori. Sebelumnya, harus ketahui terkebih dahulu penyebab rendahnya minat baca siswa-siswi khususnya di SMK, antara lain:

  • Masih rendahnya kemahiran membaca siswa-siswi di SMK, karena mereka lebih sering melakukan praktik daripada pembelajaran teori.
  • Kemajuan teknologi, apalagi siswa SMK tentunya sering melakukan praktik tentang teknologi canggih terbaru, yang berdampak pada semakin kecanduannya mereka terhadap hal tersebut.
  • Kurangnya perhatian ekstra dari orang tua juga menjadi penyebab rendahnya minat baca siswa SMK.
  • Sarana untuk memperoleh bahan bacaan masih minim.
  • Buku bacaan yang tersedia tidak tepat atau tidak sesuai.
  • Sistem pembelajaran di Indonesia dapat dikatakan belum mampu membuat siswa SMK harus membaca buku, seperti mencari informasi atau teori lain dari apa yang diajarkan.
  • Tidak adanya institusi atau lembaga yang mampu menangani dan meningkatkan minat baca siswa SMK.

Dari beberapa penyebab rendahnya minat baca tersebut. Peran orang tua dan guru sangat penting dalam menumbuhkan minat baca khususnya pada siswa SMK.

Cara Menumbuhkan Minat Baca Siswa SMK

Nah untuk itu beberapa kita-kiat untuk menumbuhkan minat baca siswa SMK antara lain:

  • Menciptakan Suasana Mendukung

Suasana yang mendukung minat baca siswa SMK juga perlu diciptakan, seperti tersedianya ruang baca atau perpustakaan di sekolah tersebut. Tidak hanya itu, perpustakaan yang ada juga harus didukung dengan suasana membaca yang hening dan sepi, adanya pencahayaan yang cukup, dan tersedianya buku yang variatif. Hal ini supaya menghindari perpustakaan yang ramai dan tidak mendukung suasana dalam membaca buku.

Selain itu, dapat juga memberikan dan menata sebagian buku di dalam ruang kelas, hal ini perlahan akan menarik siswa untuk mulai membaca di waktu luang mereka. Supaya lebih meningkatkan kemungkinan untuk dibaca siswa SMK, maka buku yang disediakan di ruang kelas harus buku-buku yang akan menunjang kebutuhan pembelajaran siswa di sekolah maupun ketika praktik.

Pemberian fasilitas terbaik di perpustakaan juga dapat dilakukan supaya siswa SMK betah berlama-lama di perpustakaan. Saranan dan prasarana yang mendukung di dalam perpustakaan tentunya dibutuhkan siswa ketika ingin membaca buku, seperti kemudahan akses pencarian buku dan cara meminjam hingga pengembalian buku

  • Buku yang Tepat

Rendahnya minat baca pada siswa SMK bisa jadi karena tidak tersedia buku yang tepat dan sesuai untuk mereka baca. Penyediaan buku atau bahan bacaan untuk siswa SMK memang harus dibedakan dengan siswa-siswi di sekolah umum, hal ini karena siswa SMK lebih menyukai praktik langsung, jadi usahakan untuk menyediakan bahan bacaan di sekolah lebih banyak mengenai buku-buku yang berkaitan dengan siswa SMK.

Juga dapat disediakan buku-buku yang berkaitan dengan cara praktik siswa SMK hingga lingkungan dan dunia kerja. Karena orientasi siwa-siswi SMK sudah masuk dalam dunia kerja. Jika di ruang baca atau perpuastakaan yang ada justru lebih banyak menyediakan buku-buku teori dan sangat minim buku yang berkaitan dengan praktik, itulah yang menyebabkan rendahnya minat baca siswa SMK.

  • Menempel Slogan

Menempel slogan juga menjadi upaya untuk meningkatkan minat baca siswa SMK. Tentunya slogan yang ditempel harus berisi pesan edukatif dan penuh motivasi dengan gaya bahasa anak SMK. Usahakan menempel slogan di setiap lokasi yang sering terlihat oleh siswa. Karena semakin sering mereka membaca slogan tersebut, diharapkan akan semakin tumbuh minat baca mereka.

  • Cara Membaca

Berikan tips dan trik cara membaca buku maupun bahan bacaan supaya membaca lebih menyenangkan. Hal ini dapat berupa pemberian motivasi ketika di kelas. Pemberian tugas dengan membaca atau mereview sebuah buku. Dengan begitu, mereka akan terbiasa membaca buku, dan memungkinkan mereka akan membaca buku lagi.

  • Sharing

Hal ini menjadi peran penting yang dapat dilakukan oleh guru. Sharing ini dapat berupa review singkat tentang buku yang telah selesai mereka baca. Karena kebanyakan siswa setelah membaca buku, masih ada sedkit pertanyaan bahkan kebingungan mengenai isi bacaan buku. Dengan melakukan sharing tentunya kegundahan siswa akan segara terjawab.

  • Undang Penulis

Jika memungkinkan, dapat mengundang penulis buku favorit untuk hadi mengisi seminar di sekolah. Biasanya jika seorang penulis buku baru saja meluncurkan hasil karyanya, maka akan ada seminar dan bedah buku setelah itu. Tentunya penulis bukan hanya mempromosikan buku hasil karyanya saja, tetapu juga memberikan kiat-kiat dan motivasi untuk membaca buku.

Itulah beberapa kiat-kiat menumbuhkan minat baca siswa SMK, kita tahu bahwa siswa SMK lebih suka mempelajari praktik daripada teori, dan lebih unggul di psikomotor, baru kemudian mencari tahu ranah kognitifnya. Namun jika beberapa cara tersebut diterapkan, maka memungkinkan untuk dapat meningkatkan minat baca mereka di sekolah.

Kesimpulan

Selain itu peran institusi pendidikan juga sangat penting dan dibutuhkan supaya dapat membiasakan siswa SMK untuk membaca buku. Memang guru yang menjadi pihak langsung dalam memberikan motivasi terhadap siswa SMK dalam menumbuhkan minat baca mereka. Untuk itu sebagai guru juga dituntut dalam memberikan inovasi dan cara membaca yang menyenagkan dan dapat membuat siswa mereka tertarik untuk membaca buku.

Di lain pihak, peran orang tua dirumah sangat diperlukan, pembatasan penggunaan gadget perlu dikontrol oleh orang tua, sehingga mereka dapat mempunyai waktu luang dan dapat dimanfaatkan untuk membaca buku. Ketersediaan buku pendukung dirumah juga sangat diperlukan. Carilah buku-buku yang sangat dibutuhkan anak, supaya buku tersebut berguna dan dibaca oleh mereka. Dari situ perlahan mereka akan terbiasa dalam membaca buku.

Karena walaupun siswa SMK lebih sering pembelajaran dalam bentuk praktik langsung, namun membaca juga menjadi salah satu hal penting untuk mendapatkan wawasan umum, selain wawasan yang dipelajari di sekolah mereka. Supaya nantinya mereka juga dapat menjadi insan yang memiliki wawasan luas dan dapat bersaing dengan siswa sekolah umum.



Komentar


blog comments powered by Disqus
    • Statistik Pengunjung
    • Browser :
    • Operating System : Unknown Platform
    • Server process time: 0.0500 secs.